Rapat Bulanan Pendidik SMAS Plus Miftahul Ulum: Guru Jadi Teladan, Melek AI, Projek Harus Berdampak
![]() |
| Dokumentasi Rapat Guru |
SUMENEP – Menjadi guru bukan hanya tentang menyampaikan materi pembelajaran. Guru juga memiliki tanggung jawab untuk menjadi teladan bagi peserta didik. Prinsip itulah yang ditekankan Kepala SMAS Plus Miftahul Ulum, Neng Rumzil Azizah, M.Pd., dalam rapat bulanan pendidik dan tenaga kependidikan, Selasa (8/9/2026).
Rapat yang berlangsung di Lab Komputer 2 SMAS Plus Miftahul Ulum tersebut dimulai pukul 09.00 WIB dan berlangsung hingga selesai. Kegiatan menjadi momentum untuk melakukan penguatan, berbagi praktik baik, sekaligus mengevaluasi pelaksanaan pembelajaran selama satu bulan terakhir.
Dalam agenda motivasi, Neng Rumzil mengingatkan kembali kemuliaan profesi guru. Menurutnya, guru tidak cukup hanya menguasai kompetensi akademik dan pedagogik. Sikap serta perilaku guru juga menjadi bagian penting dalam proses pendidikan.
“Menjadi guru adalah tugas mulia. Guru harus bisa menjadi guru yang dapat digugu dan ditiru,” pesannya.
Selain keteladanan, perhatian khusus juga diberikan terhadap pendampingan peserta didik inklusi. Kepala sekolah mendorong para guru agar mampu memberikan bimbingan sesuai karakteristik dan kebutuhan setiap peserta didik.
Hal lain yang menjadi perhatian adalah persiapan pemilihan pengurus OSIS yang akan segera dilaksanakan. Neng Rumzil mengingatkan agar proses pemilihan dilakukan secara cermat dan memilih siswa yang mampu menjalankan amanah organisasi.
OSIS, kata dia, bukan sekadar organisasi siswa, melainkan wadah untuk mengembangkan kreativitas, kepemimpinan, dan potensi peserta didik di lingkungan sekolah.
“OSIS adalah wadah kreatif siswa di sekolah. Karena itu, harus dipilih dengan baik,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, kepala sekolah juga menekankan pentingnya kebermaknaan projek yang dilaksanakan di sekolah. Setiap projek diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan internal, tetapi mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
“Projek harus berdampak kepada lingkungan sekitar,” tegasnya.
Setelah sesi motivasi, rapat dilanjutkan dengan agenda berbagi praktik baik. Ibu Ema Yuliatin, S.Si., membagikan pengalaman mengenai pemanfaatan Gemini Education dalam mendukung aktivitas pendidikan dan pembelajaran.
Berbagi praktik baik tersebut menjadi ruang bagi para pendidik untuk memperluas wawasan mengenai pemanfaatan teknologi kecerdasan artifisial dalam dunia pendidikan. Pemanfaatan teknologi diarahkan agar tetap mendukung tujuan pembelajaran dan membantu guru bekerja secara lebih efektif.
Agenda terakhir diisi dengan evaluasi bulanan pembelajaran yang dipimpin Bapak Nilta Najmur Rahman, M.Pd. Evaluasi dilakukan untuk merefleksikan proses pembelajaran, mengidentifikasi berbagai kendala, serta merumuskan perbaikan yang diperlukan.
Rapat bulanan tersebut menjadi bagian dari upaya SMAS Plus Miftahul Ulum membangun budaya refleksi dan perbaikan berkelanjutan. Melalui evaluasi, berbagi praktik baik, dan penguatan motivasi, sekolah berupaya memastikan proses pendidikan terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi peserta didik maupun lingkungan sekitar.
Tags :
Lutfi
MEDIA SMAS PLUS MIFTAHUL ULUM
Ditunggu ide-idenya pada kolom komentar sebagai ikhtiar bersama meningkatkan kualitas pendidikan
- Lutfi
- Jl. Pesantren No. 11 Tarate Pandian Sumenep
- smaplusmu@gmail.com
- 085233233188

Posting Komentar