121 Siswa SMAS Plus Miftahul Ulum Ikuti TKA, Kepala Sekolah Tekankan Kejujuran dan Karakter
![]() |
| Dokumentasi TKA |
SUMENEP – Sebanyak 121 murid kelas XII SMAS Plus Miftahul Ulum mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang berlangsung selama empat hari, mulai 2 hingga 5 November 2026. Pelaksanaan TKA tersebut menjadi salah satu tahapan penting bagi murid tingkat akhir untuk mengukur kemampuan akademik sekaligus mempersiapkan diri menghadapi jenjang pendidikan berikutnya.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan SMAS Plus Miftahul Ulum itu diikuti seluruh peserta dengan penuh kesungguhan. Sejak hari pertama, para murid tampak mengikuti setiap tahapan ujian dengan tertib dan serius.
Kepala SMAS Plus Miftahul Ulum, Rumzil Azizah, M.Pd., menyampaikan bahwa TKA tidak semestinya dipandang hanya sebagai ajang untuk memperoleh nilai atau capaian akademik. Menurutnya, ada nilai-nilai karakter yang jauh lebih penting untuk ditanamkan melalui pelaksanaan ujian tersebut.
"Harapan saya, ujian TKA ini bukan sekadar tentang angka dan capaian akademik. Lebih dari itu, saya ingin 121 peserta TKA menjadi pribadi yang tangguh, jujur pada kemampuan diri, dan berani meraih cita-cita," ungkapnya.
Ia juga berpesan agar seluruh murid tetap percaya pada proses dan usaha yang telah dilakukan selama menempuh pendidikan di bangku sekolah.
"Saya percaya, setiap ikhtiar yang sungguh-sungguh, doa dan kejujuran mereka tidak akan pernah sia-sia. Apa pun hasilnya, jadilah pemenang sejati yang berilmu, berkarakter, dan berakhlak mulia. Selamat berjuang, anak-anakku. Kami bangga pada setiap proses yang kalian lalui," imbuhnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Tutik Herawati, S.S., menyampaikan bahwa pelaksanaan TKA menjadi momentum bagi murid untuk menunjukkan hasil belajar dan kesungguhan mereka selama tiga tahun menempuh pendidikan di sekolah.
Menurutnya, kesiapan mental, kedisiplinan, serta kejujuran merupakan aspek penting yang harus dijaga seluruh peserta selama mengikuti ujian. Ia berharap para murid dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya dan tidak mudah terpengaruh oleh tekanan selama pelaksanaan tes.
Salah satu peserta TKA, Dewi Hofifah, mengaku bahwa mengikuti TKA menjadi pengalaman sekaligus tantangan tersendiri. Ia berusaha mengerjakan setiap soal dengan maksimal setelah mempersiapkan diri melalui kegiatan belajar dan latihan soal.
Senada dengan itu, Ach. Fitrah, peserta lainnya, mengungkapkan bahwa TKA menjadi kesempatan untuk mengukur kemampuan diri sekaligus melatih kepercayaan diri dalam menghadapi tantangan akademik. Ia berharap hasil yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Pelaksanaan TKA di SMAS Plus Miftahul Ulum tidak hanya menjadi agenda evaluasi akademik, tetapi juga bagian dari proses pembentukan karakter murid. Nilai kejujuran, tanggung jawab, kedisiplinan, dan semangat pantang menyerah menjadi pesan penting yang menyertai kegiatan tersebut.
Melalui pelaksanaan TKA ini, SMAS Plus Miftahul Ulum berharap seluruh murid kelas XII mampu memperoleh hasil terbaik sesuai kemampuan masing-masing. Lebih dari sekadar hasil ujian, sekolah ingin melahirkan generasi yang memiliki kompetensi, integritas, dan akhlak mulia sebagai bekal menghadapi masa depan.





